Mengapa Harus Menggunakan Custom Domain?
Sebelum masuk ke langkah teknis, penting memahami manfaat custom domain bagi blog Anda.
Beberapa keuntungan utama antara lain:
Meningkatkan kepercayaan pengunjung
Membantu branding website
Lebih mudah diingat dibanding subdomain blogspot
Berpotensi meningkatkan ranking di mesin pencari
Memberikan kesan profesional
Selain itu, domain sendiri memberi Anda kontrol penuh terhadap identitas digital.
Persiapan Sebelum Custom Domain Blogger
Pastikan Anda sudah menyiapkan beberapa hal berikut agar proses berjalan lancar:
Akun domain aktif dari penyedia layanan (misalnya DomaiNesia)
Email dan password untuk login ke panel domain
Akun Blogger yang masih aktif
Koneksi internet stabil
Setelah semua siap, Anda bisa langsung mengikuti langkah-langkah di bawah ini.
Cara Custom Domain Blogger Secara Manual
Ikuti panduan berikut secara berurutan agar tidak terjadi kesalahan konfigurasi DNS.
1. Login ke Panel Domain
Buka panel domain Anda melalui browser, lalu masukkan username dan password yang digunakan saat mendaftar.
Setelah berhasil login, Anda akan melihat dashboard pengelolaan produk seperti domain dan hosting.
Tips: Gunakan perangkat pribadi agar data login tetap aman.
2. Pilih Menu Domains
Masuk ke menu Domains pada sidebar dashboard. Di halaman ini, seluruh domain yang Anda miliki akan ditampilkan.
Kemudian:
Centang domain yang ingin digunakan
Klik nama domain untuk membuka halaman pengelolaan
Langkah ini penting karena seluruh pengaturan DNS dilakukan dari sini.
3. Pastikan Nameserver Sudah Default
Selanjutnya buka tab Nameserver dan pastikan opsi Use Default Nameservers sudah aktif.
Jika belum:
Pilih opsi default
Klik Change Nameservers
Tunggu hingga sistem menyimpan perubahan
Catatan: Jika nameserver sudah sesuai, Anda bisa langsung lanjut ke tahap berikutnya tanpa mengganti pengaturan.
4. Buka DNS Management
Masih pada halaman domain, masuk ke tab DNS Management.
DNS berfungsi menghubungkan domain dengan server tempat website Anda berada. Tanpa konfigurasi DNS yang benar, blog tidak akan bisa diakses melalui domain baru.
Karena itu, pastikan Anda melakukan pengaturan dengan teliti.
5. Tambahkan A Record Blogger
Tahap ini merupakan inti dari proses custom domain karena Anda harus mengarahkan domain ke IP Blogger.
Tambahkan empat A Record berikut:
| Hostname | IP Address |
|---|---|
| @ | 216.239.32.21 |
| @ | 216.239.34.21 |
| @ | 216.239.36.21 |
| @ | 216.239.38.21 |
Setelah memasukkan semuanya, klik Save Changes.
Tips SEO: Pengaturan IP yang benar memastikan website dapat diakses tanpa error, yang berdampak positif pada pengalaman pengguna.
6. Hubungkan Domain di Akun Blogger
Sekarang buka tab baru dan login ke akun Blogger Anda.
Langkahnya:
Masuk ke menu Settings
Cari bagian Publishing
Klik Custom Domain
Masukkan domain Anda (gunakan format www.domainanda.com)
Klik Save
Biasanya akan muncul error. Jangan panik—ini normal karena Blogger membutuhkan verifikasi melalui DNS.
7. Tambahkan CNAME Record
Kembali ke DNS Management dan tambahkan CNAME berikut:
CNAME pertama:
| Host | Value |
|---|---|
| www | ghs.google.com |
Kemudian tambahkan CNAME kedua yang berisi host unik dan record unik dari Google (tersedia pada pesan error Blogger).
Penting:
Setiap akun memiliki kode verifikasi berbeda, jadi selalu copy-paste langsung dari Blogger untuk menghindari kesalahan.
Setelah selesai, klik Save Changes.
8. Simpan Kembali Domain di Blogger
Kembali ke halaman Blogger lalu:
Reload browser
Masukkan ulang domain
Klik Save
Jika masih gagal, kemungkinan DNS sedang dalam proses propagasi.
Biasanya proses ini memakan waktu beberapa menit hingga maksimal 24 jam.
Namun, apabila lebih dari 24 jam belum berhasil, periksa kembali:
A Record
CNAME
Penulisan domain
Nameserver
Kesalahan kecil saja bisa membuat domain tidak terhubung.
9. Aktifkan Redirect Domain
Jika domain sudah tersimpan, Anda akan melihat alamat domain baru beserta subdomain blogspot lama.
Aktifkan opsi Redirect domain agar pengunjung yang membuka versi non-www langsung diarahkan ke domain utama.
Hasilnya, website Anda kini tampil dengan alamat yang jauh lebih profesional.
Berapa Lama Proses Custom Domain?
Secara umum, proses resolving DNS membutuhkan waktu hingga 24 jam.
Namun sering kali perubahan sudah terlihat dalam 1–3 jam tergantung:
Provider domain
Lokasi server
Cache jaringan
Selama masa propagasi, hindari mengubah pengaturan DNS berulang kali karena dapat memperlambat proses.
Kesalahan yang Sering Terjadi
Agar custom domain berhasil tanpa hambatan, hindari beberapa kesalahan berikut:
Tidak menambahkan 4 A Record
Salah memasukkan CNAME
Tidak menggunakan format www
Nameserver belum default
Salah copy kode verifikasi Google
Dengan memperhatikan detail kecil, Anda bisa menghemat banyak waktu troubleshooting.
Kesimpulan
Custom domain Blogger secara manual ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. Dengan mengikuti langkah yang benar—mulai dari pengaturan nameserver, DNS management, hingga verifikasi CNAME—Anda dapat membuat blog terlihat lebih profesional dan siap bersaing di mesin pencari.
Selain meningkatkan branding, domain pribadi juga membantu membangun kredibilitas website dalam jangka panjang.
Bagi Anda yang ingin memahami proses teknis secara mendalam, metode manual adalah pilihan terbaik. Namun jika ingin lebih praktis, beberapa penyedia domain juga menawarkan pengaturan otomatis.
Untuk mendapatkan panduan teknologi terbaru, tips blogging, serta informasi digital lainnya, jangan lupa terus membaca update menarik hanya di https://alber.id

Penggiat literasi digital, WordPress dan Blogger
website: alber.id , andesko.com , upbussines.com , pituluik.com





