Pemilik Bukalapak dan Tokopedia Pergi ke Kantor Luhut Untuk Membicarakan Bisnis e-commerce

Pemilik Bukalapak dan Tokopedia Pergi ke Kantor Luhut Untuk Membicarakan Bisnis e-commerce – CEO Tokopedia William Tanuwijaya dan CEO BukaLapak Achmad Zaky mendatangi kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman. Kedatangan bos raksasa e-commerce ke kantor Luhut untuk membahas perkembangan bisnis.

Mereka menghadiri rapat dengan Asisten Deputi Bidang Hukum dan Perjanjian Maritim Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Jody. Pertemuan berlangsung sejak pukul 07.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB.

Baca Juga  Nasib Menimpa Warga India Selama 3 Tahun Tidak di Guyuri Hujan

Rekomendasi Produk Untuk Anda

“Tadi update-update saja di industri seperti apa. Ya perkembangannya seru lah,” kata William di Jakarta, Senin (22/7/2019).

Namun saat ditanya lebih jauh, keduanya enggan memberi detail terkait pembahasan dalam rapat tersebut.

Sebagai informasi, pemerintah sampai saat ini masih menyempurnakan aturan engenai transaksi perdagangan melalui sistem elektronik (e-commerce). Pemerintah saat ini tengah mempercepat penyelesaian peta jalan atau roadmap e-commerce yang ditargetkan rampung tahun ini.

Baca Juga  Keuntungan Dropship Tokopedia

Lihat juga : Marcus/Kevin Pastikan Gelar Juara Indonesia Open 2019

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Tjahya Widayanti mengatakan upaya yang dilakukan adalah dengan menguatkan sistem lintas batas alias cross border. Hal ini agar tidak kebanjiran barang impor dari luar negeri.

“Nah itu nanti kita minta menyiapkan. Jadi, jangan sampai kita kebanjiran barang langsung gitu aja,” ujar Tjahya di Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Rabu (17/7/2019).

Baca Juga  Jelang May Day, 20.000 Buruh Jabodetabek Akan Jalan Kaki ke Istana

Pemilik Bukalapak dan Tokopedia Pergi ke Kantor Luhut Untuk Membicarakan Bisnis e-commerce
Referensi Berita Tambahan

Untuk memperkaya perspektif, pembaca dapat mengikuti perkembangan berita terkini dari berbagai sumber tepercaya melalui Google News . Penyajian berita dilakukan secara kurasi dan kontekstual sesuai topik yang sedang berkembang.