Jelang May Day, 20.000 Buruh Jabodetabek Akan Jalan Kaki ke Istana
Rekomendasi Produk
Temukan produk menarik dengan penawaran terbaik.
MUSYAFFA Mukena Dewasa Mewah 3in1 Silk Armani Jacguard Almeera Series
Harga tercantum Rp237.500
MODOFO Tumbler Stainless 710ml, Botol Minum Tahan Panas dan Dingin
Harga tercantum Rp49.000
HSD Black Garlic Solo Bawang Hitam Tunggal Premium BPOM Halal Fermentasi 90 Hari
Harga tercantum Rp51.000
BELI 2 HEMSET 50%Bedak Hairline Waterproof Anti Keringat, Penebal Rambut Alami - COCOK UNTUK PRIA & WANITA
Harga tercantum Rp53.999
ROK SPAN KNIT Bodycon Bawahan Cantik
Harga tercantum Rp20.582
Obat Anti Ketombe Ampuh & Obat Ketombe Parah - Bantu Redakan Gatal & Kulit Kepala Berkerak
Harga tercantum Rp99.000
Beberapa tautan produk merupakan tautan afiliasi.
Jelang May Day, 20.000 Buruh Jabodetabek Akan Jalan Kaki ke Istana – Serikat Buruh Indonesia yang tergabung dalam Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) akan menggelar demo pada peringatan Hari Buruh Sedunia atau May Day pada 1 Mei mendatang. Presiden KASBI Nining Elitos mengatakan, aksi demo tersebut akan diikuti 20.000 buruh yang berasal dari wilayah Jabodetabek. Aksi demo akan dimulai pada pukul 09.00 dengan titik kumpul di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat. “Lalu, kami akan melakukan longmarch ke Istana. Jumlahnya 20.000 buruh yang akan melakukan orasi dengan berbagai macam tuntutan untuk di wilayah Jakarta dan sekitarnya,” ujar Nining, Sabtu (27/4/2019).
Baca juga : Sertifikat Terbit, Bandara Baru Yogyakarta Siap Beroperasi
Para buruh yang akan mengikuti demo ini akan menyampaikan aspirasi nya yaitu sejumlah tuntutan kepada pemerintah.
Pertama , para peserta demo yang terdiri dari beberapa serikat buruh ingin pemerintah mencabut Peraturan Presiden (PP) Nomor 78 tahun 2019.
Selanjutnya, mereka akan menuntut pemerintah untuk meningkatkan kualitas kinerja pengawasan terhadap buruh dan menuntut penghapusan sistem kontrak kerja kontrak (outsourcing) dan magang, menghentikan tindakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) semena-mena, kriminalisasi para buruh , menuntut menurunkan harga barang pokok yang tidak sebanding dengan upah para buruh.

Penggiat literasi digital, WordPress dan Blogger
website: alber.id , andesko.com , pituluik.com

