Lokasi Kafe yang Strategis dan Mudah Dijangkau
Pondok Teh Talua Tapai Luak Ladang berlokasi di Jorong Padang Kunyik, Nagari Kamang Mudiak, Kecamatan Magek, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Letaknya berada di pinggir jalan yang menghubungkan Jorong Padang Kunyik dengan Jorong Kapecong serta tidak jauh dari kawasan Panorama Lengkok.
Kafe ini berjarak sekitar 15 kilometer dari Bukittinggi dan dapat diakses menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Area parkir yang tersedia juga cukup memadai sehingga pengunjung tidak perlu khawatir saat datang bersama keluarga atau rombongan.
Viral Berkat Panorama Persawahan
Daya tarik utama kafe ini bukan hanya pada menunya, tetapi juga pemandangan alam yang memanjakan mata. Hamparan sawah hijau berpadu dengan udara segar khas pedesaan menciptakan suasana santai yang sulit ditemukan di kafe perkotaan.
Tak heran jika sejak berdiri sekitar tiga bulan lalu, tempat ini hampir selalu ramai pengunjung—terutama saat akhir pekan dan musim liburan. Wisatawan datang dari berbagai daerah seperti Bukittinggi, Payakumbuh, hingga wilayah sekitar Agam.
Berawal dari Dampak Pandemi
Pemilik kafe, Sukan, mengungkapkan bahwa usaha ini bermula dari perubahan hidup akibat pandemi.
“Karena pandemi, saya berhenti bekerja sebagai sopir bus pariwisata. Lahan yang sebelumnya tidak terurus kemudian saya manfaatkan menjadi kafe. Kebetulan pemandangannya memang bagus,” ujarnya.
Keputusan tersebut ternyata membuahkan hasil. Konsep sederhana yang mengutamakan keindahan alam justru menjadi nilai jual kuat bagi kafe ini.
Konsep Sederhana, Suasana Istimewa
Secara fisik, bangunan kafe tergolong sederhana. Terdapat satu bangunan utama yang cukup luas, sementara sebagian besar area duduk berada di ruang terbuka dengan meja dan kursi yang ditempatkan di bawah rindangnya pepohonan.
Di area yang sedikit lebih rendah, pemilik juga membangun beberapa kolam kecil serta spot foto yang langsung menghadap ke persawahan. Lokasi ini menjadi favorit pengunjung untuk berfoto sekaligus menikmati panorama alam.
Konsep terbuka ini memberikan pengalaman berbeda—pengunjung dapat merasakan angin sepoi-sepoi sambil menyeruput minuman hangat.
Menu Andalan Teh Talua Tapai
Sesuai namanya, menu unggulan kafe ini adalah Teh Talua Tapai, minuman tradisional khas Minangkabau yang terkenal dengan rasa legit dan tekstur creamy.
Selain itu, tersedia pula beberapa pilihan lain seperti:
-
Teh Talua Pinang
-
Aneka minuman hangat dan dingin
-
Makanan ringan untuk teman bersantai
Menariknya, harga yang ditawarkan tergolong ramah di kantong. Segelas Teh Talua Tapai dijual sekitar Rp8.000, menjadikannya pilihan ideal bagi semua kalangan.
“Selain teh talua tapai yang menjadi andalan, kami juga menyediakan berbagai makanan. Alhamdulillah, pengunjung selalu ramai,” kata Sukan.
Cocok untuk Healing dan Berkumpul
Tren wisata saat ini menunjukkan bahwa banyak orang lebih menyukai tempat dengan nuansa alam. Pondok Teh Talua Tapai Luak Ladang menjawab kebutuhan tersebut dengan menghadirkan kombinasi kuliner dan panorama.
Kafe ini cocok untuk berbagai aktivitas, seperti:
-
Bersantai bersama keluarga
-
Nongkrong bareng teman
-
Melepas penat setelah bekerja
-
Menikmati suasana pedesaan
-
Berburu foto estetik
Lingkungan yang tenang membuat pengunjung betah berlama-lama tanpa terasa waktu berlalu.
Potensi Wisata Baru di Agam
Kehadiran kafe pinggir sawah ini turut memperkaya pilihan destinasi wisata di Kabupaten Agam. Tempat-tempat dengan konsep alam seperti ini dinilai memiliki daya tarik kuat, terutama di era media sosial.
Jika dikelola secara konsisten dan inovatif, bukan tidak mungkin Pondok Teh Talua Tapai Luak Ladang berkembang menjadi salah satu ikon wisata kuliner baru di wilayah tersebut.
Bagi Anda yang berencana berkunjung ke Sumatera Barat, khususnya kawasan Bukittinggi dan Agam, kafe ini layak masuk daftar destinasi. Perpaduan pemandangan hijau, udara segar, serta minuman tradisional akan memberikan pengalaman yang berbeda.

Penggiat literasi digital, WordPress dan Blogger
website: alber.id , andesko.com , upbussines.com , pituluik.com



